Salurkan Zakat, Infaq, Shadaqah dan Wakaf anda ke ZISWAF al-Muhajirin

Panitia Renovasi Masjid Al-Muhajirin

renovasi Masjid Al-Muhajirin ke Bank Syariah Mandiri KCP Jatinangor an. Panitia Renovasi Al Muhajirin Nomor Rekening 1000-555-777

iklan

jazakamullah ahsanal jaza' semoga Allah SWT akan membalas kalian dengan balasan yang terbaik. aamiin yaa robbal 'alamiin...

Kamis, 11 Juli 2013

Sambutan Ketua DKM Al-Muhajirin

Ust. Aminudin, M.Ag

MARHABAN YA RAMADHAN
Assalamualaikum Wr.Wb.
Jama’aah yang sama-sama mengharapkan ridha dan kasih sayang Allah Swt .,  tiada kata yang lebih indah yang mesti  terucap selain puji dan syukur  kehadirat Allah Swt., alhamdulillah dengan sebab nikmat dan kasih sayang-Nya kita dipertemukan kembali dengan bulan Ramadhan bulan yang penuh dengan berkah,  rahmat dan ampunan-Nya.  Shalawat dan salampun semoga tetap tercurah bagi Rasulallah Muhammad Saw., keluarga, dan para shahabatnya serta pengikutnya yang setia samapai akhir zaman.
Jama’aah yang sama-sama mengharapkan ridha dan kasih sayang Allah Swt ., selanjutnya kami pengurus DKM Al-Muahijirin menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa kepada jamaah khususnya dan kaum muslimin dan muslimat pada umumnya, mudah-mudahan kita mendapati kebaikan dan kemuliaan yang dihadirkan oleh Allah Swt di bulan Ramadhan ini. Di samping itu permohonan maaf kami sampaikan, bahwa dalam mengemban amanah dalam  memakmurkan masjid masih jauh dari kesempurnaan, baik yang berkaitan dengan pelayanan dan pembinaan jamaah, maupun dalam penyediaan sarana dan prasarana ibadah. Mudah-mudahan dengan seiring berjalannya waktu dan kerja sama yang baik antar pengurus serta partisipasi aktif seluruh jamaah dan terutama dengan pertolonagn Allah Swt.,  berbagai kekurangan dapat di atasi.
Jama’aah yang sama-sama mengharapkan ridha dan kasih sayang Allah Swt., Sejak bulan Sya'ban, Rasulullah menganjurkan ummatnya agar mempersiapkan diri menyambut kedatangan 'tamu mulia' bernama Ramadhan dengan memperbanyak ibadah, terutama ibadah shaum sunah. Hal ini sebagai persiapan mental sekaligus fisik untuk menghadapi bulan yang disucikan itu. Begitupun para shahabat bersikap yang begitu mengagumkan, saat-saat menanti Ramadhan, mereka tak bedanya seperti calon pengantin yang merindukan hari-hari pernikahannya. Tiada seorangpun di antara mereka yang bersedih hati ketika menghadapi Ramadhan. Sebaliknya mereka bersuka cita dan bergembira, menyambutnya dengan penuh antusias dan semangat membara.
Jama’aah yang sama-sama mengharapkan ridha dan kasih sayang Allah Swt ., adalah merupakan tradisi di masa Rasulullah, pada saat akhir bulan Sya'ban para sahabat berkumpul di masjid untuk mendengar khutbah penyambutan Ramadhan. Saat itu dimanfaatkan oleh mereka untuk saling meminta maaf di antara mereka. Seorang sahabat kepada sahabatnya, seorang anak kepada orang tuanya, seorang adik kepada kakaknya, dan seterusnya. Mereka ingin memasuki bulan Ramadhan dengan tanpa beban dosa. Mereka ingin berada dalam suasana Ramadhan yang disucikan itu dalam keadaan suci dan bersih.
Jama’aah yang sama-sama mengharapkan ridha dan kasih sayang Allah Swt., untuk memberikan motivasi beribadah di bulan Ramadhan dengan optimal, sebelum Ramadhan datang Rasulullah SAW mengumpulkan para sahabatnya guna memberikan persepsi yang benar dan mengingatkan betapa mulianya bulan Ramadhan. Dalam sebuah hadits yang panjang Rasulullah Saw. bersabda:
Dari Salman r.a. meriwayatkan, “pada hari terakhir bulan Sya’ban Rasulallah berkhutbahkepada kami, “Wahai manusia, kini telah dekat kepadamu satu bulan yang agung, bulan yang sarat dengan berkah, yang di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik (nilainya) dari seribu bulan. Inilah bulan yang Allah tetapkan puasa di siang harinya sebagai fardhu dan shalat tarawikh di malam harinya sebagai sunnah. Barang siapa yang ingin mendekatkan dirinya kepada Allah di bulan ini dengan suatu amalan sunnat, maka pahalanya seolah-olah dia melakukan amalan fardhu pada bulan-bulan yang lain. Dan barang siapa yang melakukan amalan fardhu pada bulan ini, maka dia akan dibalas dengan pahala seolah-olah telah melakukan tujuh puluh amalan fardhu pada bulan yang lain. Inilah bulan kesabaran dan ganjaran bagi kesabaran yang sejati adalah surga, bulan ini pula merupakan bulan simpati terhadap sesama. Pada bulan inilah rezeki orang-orang beriman di tambah. Barang siapa memberi makan (untuk berbuka puasa) kepada orang yang berpuasa maka kepadanya dibalas dengan keampunan terhadap dosa-dosanya dan dibebaskan dari api neraka Jahanam dan dia memperoleh ganjaran yang sama sebagaimana orang yang berpuasa tadi tanpa sedikit pun mengurangi pahala orang yang berpuasa itu.” Kami pun bewrkata, “Ya Rasulallah! Tidak semua orang di antara kami mempunyai sesuatu yang dapat diberikan kepada orang yang berpuasa untuk berbuka.”
Rasulallah Saw. menjawab, “Allah akan mengaruniakan balasan ini kepada seorang yang memberi buka walaupun hanya dengan sebiji kurma, atau seteguk air, atau seisap susu. Inilah bulan yang pada sepuluh hari pertamanya Allah menurunkan rahmat, sepuluh hari pertenganhannya Allah memberikan ampunan, dan pada sepuluh hari yang terakhir Allah membebaskan hamba-Nya dari api neraka Jahanam. Barangsiapa yang meringankan beban hamba sahayanya pada bulan ini, maka Allah akan mengampuninya dan membebaskannya dari api neraka. Perbanyaklah di bulan ini empat perkara. Dua perkara dapat mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan dua lagi kamu pasti memerlukannya. Dua perkara yang mendatangkan keridhaan Allah yaitu, hendaknya kalian membaca kalimat thayibah dan istighfar sebanyak-banyaknya. Dan dua perkara yang kita pasti memerlukannya, yaitu hendaknya kamu memohon kepada-Nya untuk masuk surga dan berlindung kepada-Nya dari api neraka Jahanam. Dan barangsiapa memberi minum kepada orang yang berpuasa (untuk berbuka0, maka Allah akan memberinya minum dari telagaku (Haudh) yang sekali minum saja dia tidak akan merasakan dahaga lagi sehingga dia memasuki surga.” (HR. Ibnu Khuzaimah dalam shahihnya)
Demikianlah apa yang dapat disamapikan, “Marhaban Ya Ramadhan,  Selamat Datang Ya Ramadhan”  kami menyambutmu  dengan  jiwa yang suci dan tekad yang kuat untuk memakmurkan  siang dan malam dengan beribadah demi memperoleh kemulian dan kebaikan yang Allah janjikan.

Griya Mitra, 9 Juli 2013

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar